Archive for August, 2005

antara sakit, makan dan rizki

Saturday, August 13th, 2005

Baru saja aku sembuh dari sakit yang agak lama ngendon di tubuhku. Baru kali itu aku sakit sampai ga doyan makan. Kalau istilah sekarang - Gue gitu loh, bisa-bisanya ga doyan makan. Aku- yang kalau makan ga pake disuruh, yang kalau makan apa aja doyan, yang ga suka telat makan karena ga tahan lapar- bisa-bisanya ga berminat makan!!!

Ketika kuperiksakan ke dokter pertama kali (aku periksa ke dokter sampe 3 kali, dan finally aku didiagnosis menderita gejala typus), tahu apa komentarnya? Anda KURANG MAKAN & KURANG MINUM!! What?? yang bener aja, sekali lagi- Gue gitu loh, kurang makan?? yang bener aja!! Ketika kuceritakan di rumah, adekku langsung tertawa n nyeletuk, ‘wah, jangan-jangan kena busung lapar, mbak’. Enak aja busung lapar, emang aku kurang gizi?. Tapi kemudian aku tercenung, wait a minute… aku lapar n sakit karna aku tidak nafsu makan ( ? -paling ga sejak aku merasa sakit), bukan karena kekurangan makanan. Tapi anak-anak yang terkena busung lapar atau kurang gizi, bukan dikarenakan mereka tidak nafsu makan, tetapi karena memang tidak ada sesuatu yang bergizi untuk dimakan. Jadi, kalau aku tidak mau makan, bukankah secara tidak langsung aku juga bersalah sama mereka? betul ga? dan juga jadi seperti manivestasi dari rasa tidak bersyukur… - bersambung-