Archive for October, 2008

Maaf….

Tuesday, October 7th, 2008

Setelah berpuasa satu bulan lamanya

Berzakat fitrah menurut perintah agama

Kini kita berIdul Fitri berbahagia

Mari kita berlebaran bersuka gembira

Berjabatan tangan sambil bermaaf-maafan

….

 

Lagu wajib hari lebaran milik Bimbo tersebut layaknya backsound suatu scene tiap tahun yang kita lewati. Scene dimana kita kembali fitrah dihadapan Ilahi dan manusia, insyaallah, berbarengan dengan kata maaf yang terucap dan keikhlasan dalam hati. Maaf atas salah dan khilaf, serta keinginan untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. ’Maaf’, adalah kata dahsyat pelebur dosa, hingga dimohonkan kesana kemari untuk menyucikan jiwa.

 

Dan…

Memberi maaf, tak semudah memintanya…. Seringkali ketika maaf telah diberikan, rasa sakit hati masih saja ada.

’Salah satu ciri kita telah tulus memaafkan orang lain adalah jika kita tidak lagi terbelenggu oleh rasa sakit hati. Memberi maaf, mampu membuka belenggu-belenggu sakit hati’. (Demikian salah satu kalimat di buku yang sedang aku baca).

Maka, sudahkah tulus hati kita sertakan dalam maaf yang kita berikan?

 

SELAMAT IDUL FITRI 1429H

MINAL AIDIN WAL FAIDZIN

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

(Semoga maaf ini adalah maaf yang benar-benar tulus dari hati;)…)